Minggu, 09 April 2017

Merangkai Dan Meronce

- Merangkai dan meronce adalah salah satu pekerjaan yang menuntut kerajinan, ketekunan dan
  kreativitas.
- Untuk memperoleh hasil yang bagus kita perlu memperhatikan aspek komposisi  dan proposi yang
  seimbang keserasian, warna dan kesatuan bentuk.
- Jika semua aspek itu kita penuhi maka hasil karya kita menjadi bagus dan menarik.
- Merangkai adalah menyusun atau menata beberapa benda menjadi satu karya yang indah dan
  berguna.
- Meronce adalah menyusun bahan atau benda berlubang sehingga menghasilkan rangkaian benda yang berguna.
- Bahan yang bisa dironce di bedakan menjadi bahan alam dan bahan buatan.
- Contoh bahan alam misalnya: biji-bijian (jagung, lamtoro, karet dan lain-lain)
- Yang termasuk bahan buatan misalnya: sedotan plastik, manik-manik, kertas dan lain-lain.
Selanjutnya mari kita belajar merangkai bahan menjadi benda pakai!

A. Membuat Bunga Gandum
     1. Bahan dan alat yang diperlukan: 
  • Sedotan limun
  • Sebatang lidi
  • benang jahit
  • Tangkai kawat
  • Selotip kertas warna hijau
  • Gunting dan bolpoin yang sudah tak terpakai
      2. Cara membuat ikuti langkah-langkah berikut ini:
        a. Gunting sedotan limun warna kuning atau merah untuk bunga! Guntingan boleh serong atau
            lurus tetapi tidak sampai putus. Sisakan 1 cm dan 5 cm pada kedua ujungnya!
        b. Setelah selesai biasanya bekas guntingan jadi rapat. Untuk itu bukalah dengan sebatang lidi
            yang dimasukkan kedalam sedotan tersebut!
        c. Gulung secara melingkar hasil guntingan sedotan limun!
        d. Siapkan tangkai kawat, masukkan bunga ke dalam kawat, kemudian ikatlah dengan benang
            jahit! Nah sekarang bunga gandum sudah jadi.

      Selanjutnya untuk membuat daun ikuti langkah-langkah berikut!
      a. Siapkan sebatang sedotan limun warna hijau, potonglah menjadi tiga bagian! Setiap bagian
          kurang lebih8 cm.
      b. Guntinglah sedotan secara melengkung! Kemudian bukalah sedotan yang sudah membentuk
          daun!
      c. Buatlah tulang daun menggunakan ujung bolpoin!
      d. Rangkaian daun dengan bunga ikat dengan benang jahit! Lalu tutup melingkar dengan isolatif
          kertas warna hijau!
      e. Buatlah beberapa tangkai lagi kemudian rangkai pada pot bunga, hasilnya dapat di pajang!



SELAMAT MENCOBA
Read more

Sabtu, 08 April 2017

Membuat Taplak Meja

1. Bahan dan alat yang diperlukan:
    a. kain polos warna putih dari bahan katun seukuran taplak meja. Ukuran taplak meja secara umum
        ada 3 yaitu:
  •  Ukuran kecil    : 45 cm x 45 cm
  •  Ukuran sedang : 90 cm x  90 cm
  •  Ukuran besar    : 200 cm x 150 cm
     b. Karet gelang secukupnya.
     c. Beberapa butir kelereng.
     d. Zat pewarna (wantex)
     e. Kompor, panci, air dan dua bilah kayu.
2. Cara membuat
    Ikuti langkah-langkah berikut ini!
    a. Sediakan kain polos seukuran taplak meja yang kau inginkan, dan bagian tepi diobras atau di
        jahit!
    b. Buatlah kuncup dengan cara mengangkat bagian tengah kain!
    c. Gulung kain, kemudian buat beberapa ikatan karet pada bagian-bagian yang telah ditentukan! Isi
        kain dengan kelereng di bagian tertentu!
    d. Basahi kain yang telah diikat tadi dengan air dingin dan diperas! Kemudian masukkan ke dalam
        larutan wantex panas (mendidih)! Jangan lupa putar dan bolak-balik agar warna meresap
        merata! Gunakan dua bilah kayu agar tiidak panas!
    e. Setelah 30-45 menit angkat kain dan tiriskan, setelah dinginilas dengan air bersih, inilah hasilnya!

Read more

Jumat, 07 April 2017

Membuat Kaos Bermotif

- Kain polos bisa diperindah menjadu kain bercorak dengan hiasan berbagai obyek.
- Obyeknya bisa tumbuhan, hewan, orang atau hanya sekedar obyek geometris, berupa garis lurus atau garis lengkung.
- Teknik memperindah kain dengan ragam hias termasuk unsur senin rupa.
- Ada bermacam-macam teknik memperindah kain, misalnya yang sering kita jumpai adalah teknik membatik. Bisa batik tulis maupun batik cap.
- Di beberapa daerah di Nusantara memiliki kain batik yang terkenal misalnya batik Solo, Pekalongan, Yogya dan Samarinda.
- Selanjutnya mari kita mencoba membuat kain batik sederhana. Teknik yang kita gunakan adalah teknik celup ikat atau dikenal dengan jumputan.

A. Membuat Kaos Bermotif
    1. Bahan dan alat yang diperlukan:
           a. Kaos polos berwarna putih atau warna terang yang lain.
           b. Karet gelang secukupnya.
           c. Beberapa butir kelereng.
           d. Zat pewarna (wantex)
           e. Kompor, panci, air dan dua bilah kayu.
        2. Cara membuat
           Peratikan langkah-langkah berikut!
           a. Siapkan kaos oblong seukuran badanmu!
              Berilah tanda bagian-bagian kaos yang akan dihias! Misalnya, bagian lengan, leher, bahu,
              tengah dan bawah kaos.
           b. Ikatlah bagian-bagian yang telah kamu beri tanda tadi dengan karet gelang! Di bagian
               tertentu kamu bisa masukkan kelereng dalam kaos kemudian ikat dengan karet gelang!
           c. Nyalakan kompor dan siapkan panci berisi air bersih sebanyak 2 liter! Masak air sampai
               mendidih!
           d. Masukkan zat warna wantex ke dalam air mendidih dan tambahkan garam 2 sendok teh!
               Aduk agat zat pewarna dan garam larut dalam air!
           e. Celupkan dahulu kaos oblong yang sudah diikat tadi dakam air dingin, kemudian diperas!
               Setelah itu masukkan kedalam larutan wantex hingga terbenam seluruhnya!
           f. Putar dan bolak-balik kaos dalam larutan wantex menggunakan dua bilah kayu agar merata!
           g. Setelah 45-60 menit angkat kaos dan biarkan sampai dingin! Setelah dingin cucilah dengan
               air bersih yang dingin agar kelebihan wantex yang masih melekat pada kaos tersebut
               benar-benar bersih! 
           h. Setelah dibersihkan, bukalah ikat-ikatan karet tadi! Pada bekas ikatan karet akan terbentuk
               hiasan dengan motif garis. Kaos oblong putih sudah berubah warna dengan motif dan hiasan
               yang indah dan menarik.
            i. Jemur kaos ditempat yang teduh sampai kering! Jangan langsung di terik matahari agar
               warnanya tidak belang.
Read more